Banyak jenis tanaman, baik kayu dan herba, yang diperbanyak dengan stek. Setek adalah
bagian vegetatif tanaman dipisahkan
dari tanaman induk yang pada
akhirnya akan membentuk tanaman
baru.
Ambil stek dengan pisau tajam atau silet untuk mengurangi cedera pada tanaman induk. Celupkan alat pemotong dalam alkohol atau campuran 1 bagian pemutih dan 9 bagian air untuk mencegah penularan penyakit dari bagian tanaman yang terserang untuk yang sehat. Pisahkan bunga dan kuncup bunga dari pemotongan untuk memungkinkan penggunaan energi dan karbohidrat yang tersimpan untuk membentuk akar dan pucuk daripada produksi buah dan benih.
Untuk mempercepat perakaran, meningkatkan jumlah akar, atau untuk mendapatkan perakaran seragam (kecuali pada batang lembut,berdaging), celupkan ujung pemotongan pada hormon perakaran, sebaiknya satu yang mengandung fungisida. Mencegah kemungkinan kontaminasi dari pasokan seluruh perakaran hormon dengan menempatkan beberapa dalam wadah terpisah untuk mencelupkan stek.
Hal ini penting untuk memilih media perakaran yang benar untuk mendapatkan perakaran optimal dalam waktu singkat. Secara umum, perakaran media harus steril, kesuburan rendah, dikeringkan dengan baik, dan mampu mempertahankan kelembaban cukup untuk mencegah stres air. Gunakan pasir kasar, vermikulit, tanah, atau campuran gambut dan perlit. Lembabkan media sebelum memasukkan stek, dan tetap agak lembab pada saat stek perakaran dan membentuk tunas baru.
Tempatkan batang dan stek daun dalam terang, tetapi tidak langsung. Akar stek dapat disimpan dalam gelap sampai tunas baru yang muncul.
Stek batang
Banyak spesies tanaman yang diperbanyak dengan stek batang. Untuk beberapa tanaman, stek dapat dilakukan sepanjang tahun.
Namun, agar perakaran berhasil, stek batang dari tanaman berkayu banyak harus diambil pada musim gugur atau musim aktif. Ada tiga jenis stek batang, tergantung pada lokasi yang dipotong. Mereka dibahas di bawah ini.
Ambil stek dengan pisau tajam atau silet untuk mengurangi cedera pada tanaman induk. Celupkan alat pemotong dalam alkohol atau campuran 1 bagian pemutih dan 9 bagian air untuk mencegah penularan penyakit dari bagian tanaman yang terserang untuk yang sehat. Pisahkan bunga dan kuncup bunga dari pemotongan untuk memungkinkan penggunaan energi dan karbohidrat yang tersimpan untuk membentuk akar dan pucuk daripada produksi buah dan benih.
Untuk mempercepat perakaran, meningkatkan jumlah akar, atau untuk mendapatkan perakaran seragam (kecuali pada batang lembut,berdaging), celupkan ujung pemotongan pada hormon perakaran, sebaiknya satu yang mengandung fungisida. Mencegah kemungkinan kontaminasi dari pasokan seluruh perakaran hormon dengan menempatkan beberapa dalam wadah terpisah untuk mencelupkan stek.
Hal ini penting untuk memilih media perakaran yang benar untuk mendapatkan perakaran optimal dalam waktu singkat. Secara umum, perakaran media harus steril, kesuburan rendah, dikeringkan dengan baik, dan mampu mempertahankan kelembaban cukup untuk mencegah stres air. Gunakan pasir kasar, vermikulit, tanah, atau campuran gambut dan perlit. Lembabkan media sebelum memasukkan stek, dan tetap agak lembab pada saat stek perakaran dan membentuk tunas baru.
Tempatkan batang dan stek daun dalam terang, tetapi tidak langsung. Akar stek dapat disimpan dalam gelap sampai tunas baru yang muncul.
Stek batang
Banyak spesies tanaman yang diperbanyak dengan stek batang. Untuk beberapa tanaman, stek dapat dilakukan sepanjang tahun.
Namun, agar perakaran berhasil, stek batang dari tanaman berkayu banyak harus diambil pada musim gugur atau musim aktif. Ada tiga jenis stek batang, tergantung pada lokasi yang dipotong. Mereka dibahas di bawah ini.
Tip
Medial
Tip Cutting dan Medial
Cutting
Cane
Single Eye
Double
Eye
Heel
Tip - Mencabut 2 – 6 inci potongan batang termasuk pangkal
tunas. Potong persis di bawah node (ruas). Cabut daun paling bawah yang akan
jadi tumbuh. Celupkan bagian ujung potongan batang dalam hormon perakaran jika
diinginkan, dan tekan secara perlahan bagian ujung potongan untuk mengeluarkan
hormon yang berlebih. Tancapkan setek cukup dalam pada media tanam. Paling
sedikit satu ruas harus berada di bawah permukaan
Medial - buat 2 potongan. Potongan pertama seharusnya
berada di atas ruas, dan potongan kedua berada sekitar ruas 2 – 6 inci di bawah
batang. Siapkan dan potong seperti tip cutting. Pastikan letaknya berada di
kanan atas.
Cane - Potong batangan yang seperti tebu menjadi
bagian yang terdiri dari satu atau dua ruas. Taburkan fungisida atau arang
aktif. Biarkan kering selama beberapa jam. Letakkan setek secara horizontal
sedalam setengah bagian di bawah permukaan media, ruas menghadap ke atas. Cane
cutting biasanya dipindahkan ke pot setelah akar dan pucuk baru telah tumbuh,
tetapi pucuk yang baru dari dracaena dan croton sering dipotong dan berakar di
pasir.
Gunakan
single-eye cane cutting untuk tanaman dengan daun yang terpilih ketika ruang
ataupun bahan material persediaannya terbatas. Potong batang sekitar setengah
inci di bawah ruas. Letakkan setem secara horizontal atau vertikal dalam media.
Gunakan
double-eye cutting untuk tanaman dengan daun yang berlawanan ketika ruang
ataupun bahan material persediaannya terbatas. Potong batang sekitar setengah
inci di atas dan setengah inci di bawah ruas yang sama. Tancapkan setek secara
vertikal dalam media dimana ruasnya hanya menyentuh permukaan.
Heel
cutting menggunakan persediaan material dari batang berkayu dengan efisien. Potong
membentuk perisai sekitar sekitar lapisan kayu sekitar daun dan tunas aksial.
Cabut perisai yang mengandung daun dan tunas, dan tancapkan secara horizontal
dalam media.
Setek daun
Setek daun sering dilakukan untuk
sebagian tanaman dalam ruangan khususnya. Daun dari kebanyakan tanaman
menghasilkan sedikit akar tetapi tanpa tanaman atau malah membusuk. 4 jenis
setek daun digambarkan seperti di bawah ini
Daun dengan tangkai
daun Daun tanpa tangkai daun
Split Vein Leaf
Section
Stek daun dengan tangkai daun - Cabut daun dan setengah sampai satu setengah
inci tangkai. (Tangkai adalah bagian yang menghubungkan daun dengan batang). Tancapkan
bagian ujung bawah tangkai ke dalam media. Satu atau tanaman baru akan
terbentuk pada bagian dasar tangkai. Setelah tanaman baru memiliki perakarannya
sendiri, daun dipisahkan dan gunakan kembali tangkai untuk setek selanjutnya.
Stek daun tanpai tangkai daun - cara stek ini digunakan untuk tanaman yang
daunnya tidak bertangkai. Tancapkan setek secara vertikal pada media. Tanaman
baru akan terbentuk dari tunas aksilar. Daun dapat dipisahkan saat tanaman
sudah memiliki perakarannya sendiri.
Split vein -
Cabut daun dari tanaman. Iris uratnya pada permukaan bawah daun.
Letakkan setek dengan membaringkannya ke media. Tanaman baru akan terbentuk
pada setiap potongan. Jika daun menggulung, tahan pinggirannya dengan
menutupinya menggunakan media perakaran.
Leaf section - cara
ini sering digunakan pada tanaman menjalar dan fibrous-rooted begonia. Potong daun begonia menjadi beberapa
irisan, tiap irisan paling sedikit terdapat satu urat daun. Letakkan irisan
secara mendatar pada media. Tanaman baru akan terbentuk pada urat daun. Potong
daun tanaman menjalar menjadi 2 inci per bagian. Posisikan potongan yang di
bawah secara miring dan potongan atas lurus sehingga dapat dibedakan bagian
yang atas. Tancapkan setek secara vertikal. Akar akan terbentuk cukup cepat,
dan bahkan tanaman baru akan terlihat pada dasar setek. Semua jenis setek harus
tetap terjaga kelembabannya.
Setek Akar
setek akar biasanya
dilakukan pada tanaman umur 2 – 3 masa dormansi, ketika memiliki persediaan
karbohidrat yang banyak. Setek akar beberapa spesies menghasilkan pucuk baru
yang kemudian membentuk sistem perakarannya sendiri. Tanaman lain mengembangkan
sistem perakaran sejak pemotongan sebelum pembentukan pucuk baru.
Tanaman dengan akar yang besar - cara ini sering digunakan di luar ruangan
pada spesies berkayu dan tahunan. Pertama-tama buat potongan lurus ke atas.
Kemudian buat irisan miring 2 sampai 6 inci di bawah potongan pertama. Simpan
sekitar 3 minggu dalam serbuk gergaji yang lembab, lumut gambut spagnum, atau
pasir pada suhu 400F. Keluarkan dari penyimpanan. Tancapkan setek
secara vertikal dengan sekitar bagian atas pada permukaan media perakaran.
Tanaman dengan akar yang kecil - cara ini biasanya dilakukan di dalam ruangan
atau sarang. Ambil 1 sampai 2 inci bagian akar. Tancapkan setek secara
horizontal sekitar setengah inci di bawah permukaan media.
Layering
Batang yang masih
menempel pada tanaman induk dapat membentuk akar ketika menyentuh media
perakaran. Ketika dipisahkan dari tanaman induk, batang yang berakar akan
menjadi tanaman baru. Cara perbanyakan tanaman ini disebut layering, yang tingkat keberhasilannya tinggi karena membantu
pemotongan mencegah kekurangan air dan karbondioksida yang sering mempengaruhi
pemotongan dari teknik perbanyakan lainnya. Media perakaran seharusnya memiliki
aerasi dan kelembaban yang tetap.
Beberapa tanaman
merunduk secara alami tetapi juga dapat dibantu prosesnya. Beberapa cara untuk
merunduk termasuk:
-
Mengikat batang
yang merunduk
-
Membuat pelukaan
pada satu sisi batang
-
Membungkukkan
batang dengan hati-hati
Tip layering - buat
lubang sedalam 3 – 4 inci. Tancapkan ujung pucuk dan tutupi dengan tanah.
Ujungnya pertama-tama akan tumbuh ke bawah, kemudian merunduk secara
perlahan-lahan dan tumbuh ke atas. Akar terbentuk pada rundukan dan ujung yang
membengkok menjadi tanaman baru. Pindahkan tanaman baru dan tanam pada awal
musim semi dan akhir musim gugur. Contoh tanaman yang diperbanyak dengan cara
ini adalah rasberi ungu dan hitam dan blackberri.
Simple layering -
rundukkan batang ke tanah. Tutup bagian tersebut dengan tanah, dengan
menyisakan 6 – 12 inci berada di atas permukaan. Rundukkan ujungnya ke arah vertikal
dan tahan posisinya. Rundukkan dapat menginduksi perakaran, tetapi melukai
bagian bawah batang atau memutar batang untuk melonggarkan kulit dapat
membantu. Contoh tanaman yang cocok untuk simple
layering adalah rhododendrons, honeysuckle, dan forsythia.
Compound layering - cara
ini cocok untuk tanaman dengan batang fleksibel. Batang dirundukkan ke media
perakaran seperti simple layering,
tetapi ditutup dan dibuka bagian batang secara bergantian. Lukai bagian bawah
batang yang ditutupi. Daun philodendrons dan pothos merespon metode perbanyakan
ini dengan baik.
Air
layering -
mencangkok digunakan untuk perbanyakan tanaman dalam ruangan dengan
batang yang kecil atau untuk meremajakan tanaman ketika tanaman sudah tua. Iris
batang di bawah ruas. Buka irisan dengan menggunakan tusuk gigi. Lapisi sekitar
pelukaan dengan lapisan lumut gambut spagnum basah. Lapisi dengan plastik atau
foil sekitar lapisan dan ikat dengan ketat. Ketika akar menyerap lapisan lumut,
potong tanaman di bawah akar yang baru terbentuk. Mencangkok secara umum
digunakan pada tanaman karet.
Tip layering Simple layering
Compound layering
Air layering
Tanaman dengan geragih atau stolon
Tanaman yang
menghasilkan geragih atau stolon juga bereproduksi dengan layering karena tanaman baru tumbuh sepanjang batang yang asli.
Akar stolon dimanapun menyentuh media pertumbuhan akan kemudian menghasilkan
pucuk yang baru. Geragih berasal dari daun aksilar dan tumbuh sepanjang tanah
atau ke bawah dari hanging basket,
menghasilkan tanaman baru pada ujungnya. Tanaman yang menghasilkan geragih atau
stolon diperbanyak dengan memisahkan tanaman baru dari batang indukan. Plantlet
(bakal tanaman) akan berakar pada ujung geragih sementara masih menempel pada
indukannnya, atau melepaskannya dan meletakkannya pada media perakaran.
Strawberi dan tanaman merambat sering diperbanyak dengan cara ini.
Offsets
Tanaman
dengan batang roset (rosetted stem)
sering menghasilkan dengan membentuk pucuk baru atau offsets pada dasar atau daun aksilar. Pada beberapa spesies offsets yang tidak berakar dapat
dipindahkan dan diletakkan dalam media perakaran. Pada beberapa kasus, offsets harus dipotong dari indukan,
sementara yang lain dapat lepas dengan mudah. Contoh tanaman dengan offsets adalah date palms, haworthia,
bromeliads, dan banyak cacti.
Separation
Separation adalah bentuk perbanyakan yang digunakan pada
tanaman yang menghasilkan bulbs atau corm
Bulbs - bulb baru terbentuk di samping bulb yang
ditanam. Pisahkan rumpun bulb setiap 3 sampai 5 tahun untuk mendapatkan bulb
mekar yang besar dan untuk menambah jumlah bulb. Cangkul rumpun setelah daun sudah
layu. Tarik perlahan bulb dan tanam kembali sesegera mungkin sehingga akar
dapat mulai berkembang. Bulb kecil tidak berbunga selama 2 – 3 tahun, tetapi
yang besar akan mekar pada tahun pertama. Tulips dan narcissus menghasilkan
bulbs.
Corms - corm baru yang besar terbentuk di atas corm
yang sudah tua, dan cormel kecil terbentuk di sekitar corm yang besar. Setelah
daun layu, gali corm dan biarkan mengering pada cahaya tidak langsung selama 2
– 3 minggu. Pisahkan cormel dan kemudian secara perlahan pisahkan corm yang
baru dari corm yang tua. Buang corm yang lama. Taburkan corm yang baru dengan
fungisida dan simpan dalam tempat dingin sampai saatnya ditanam. Crocus dan
gladiol bereproduksi melalui corm
Division
Tanaman
dapat dipisahkan dengan lebih dari satu mahkota (crown) yang berakar dan tanam mahkota secara terpisah. Jika batang
tidak menyatu, tarik perlahan tanaman. Jika mahkota menempel oleh batang
horizontal, potong batang dan akar dengan pisau tajam untuk menghindari
kerusakan. Pemisahan (divisions)
beberapa tanaman harus diberi fungisida sebelum ditanam. Divisions biasanya digunakan pada tanaman menjalar, iris, prayer
plants, dan daylilies.
No comments:
Post a Comment